Air Terjun Perawan di Desa Temukul, Bali

Dalam perjalanan dari Pemuteran menuju Lovina, terdapat desa Temukul yang menyimpan potensi wisata alam yang sangat indah. Air terjun Singsing yang belum terjamah dan diketahui banyak orang, air terjun yang masih perawan.

Sekitar 500 meter dari jalan raya, rombongan pemuda setempat berkumpul di parkiran yang mirip garasi rumah. Mereka adalah pemandu menuju air terjun Singsing. "Kalau tidak dipandu, bisa nyasar turisnya" kata Ketut salah satu pemandu Tim Bali.

Sebenarnya dari tempat parkiran menuju lokasi tidak terlalu jauh, cukup jalan kaki 300 meter mengikuti jalan setapak. Tapi melihat mereka sangat antusias menjual pariwisata daerahnya, kami pun ikut semangat untuk sampai ke tujuan.

Air terjun Singsing ada dua dengan sumber air yang sama. Sang Adik atau air terjun pertama memiliki tinggi 10 meter dengan kedalaman 3 meter. "Bisa main terjun-terjunan kalau mau" ujar Ketut dengan semangat menjual pariwisata daerahnya. Dan Sang Kakak, air terjun kedua, tingginya dua kali lipat dari Sang Adik dengan kedalaman 5 meter.Untuk menuju Sang Kakak, harus berjalan lagi kira-kira 100 meter menaiki tangga dan menyusuri tebing.

Suasanya di sana menyejukkan, airnya pun tidak terlalu dingin. Saat itu, Rabu, 6 Oktober 2010 ketika Tim Bali ke sana, pengunjung cuma ada kami dan dua wisatawan mancanegara. "Banyak yang sudah ke sini, mandi-mandi. Tapi kebanyakan emang orang bule" cerita Ketut.

Harapan mereka, air terjun ini semakin dikenal banyak orang sehingga desa mereka bisa semakin maju.

Tidak ada komentar: