Kronologi Penangkapan 3 WN Malaysia dalam Demo KTT ASEAN Versi LSM

Jakarta - Polisi sempat mengamankan 3 warga negara (WN) Malaysia terkait unjuk rasa KTT ASEAN di depan kantor Sekretariat ASEAN, Jl Sisingamangaraja, Jakarta Selatan sore tadi. Namun polisi akhirnya melepaskan 3 orang tersebut karena tidak terkait dengan demonstrasi.

Berikut kronologi penangkapan seperti yang sampaikan Solidarity Indonesia For ASEAN Peoples, lewat siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (5/5/2011).

-Pukul 15.30 WIB

Kami membuka aksi dengan membentangkan sepanduk petisi dan poster-poster yang bertuliskan solidaritas untuk demokratisasi masyarakat ASEAN, setelah satu jam berorasi.

-Pukul 16.20 WIB

Ada pihak intel kepolisian yang mendatangi kawan-kawan Malaysia yang sebenarnya mereka tidak ikut aksi, akan tetapi melihat dan akan membeli batik. Satu intel polisi sudah menanyakan ke tiga kawan malaysia yang juga peserta ASEAN People Forum (APF).

Setelah satu intel polisi menanyakan identitas, paspor, dan lainnya sampai menanyakan kartu peserta APF, mereka dianggap tidak masalah. Tetapi setelah 5 menit datang kembali dua intel kepolisian yang juga menanyakan identitas ketiga peserta APF itu, yakni Nazreen nizam, Enalini Devi Elumalai dan Choo Cnon. Ketiganya peserta dari Partai Sosialis Malaysia (PSM) yang sedang melihat aksi itu dengan detail.

Dikarenakan ada satu peserta yang tidak membawa kartu APF, maka kemudian kepolisian meminta ketiganya untuk ikut ke kantor intelkam Polda Metro Jaya dengan alasan mau diminta keterangan dan data-datanya. Karena setelah negosiasi mereka (polisi) tetap ngotot, maka kita pun kemudian mendampingi ketiga kawan Malaysia ke Polda Metro Jaya.

-Pukul 16.40 WIB

Massa aksi membubarkan diri untuk bersolidaritas terhadap kawan Malaysia yang dibawa ke kantor polisi.

-Pukul 17.20 WIB

Kita sampai di kantor Polda metro jaya di bagian intelkam pengawasan orang asing.

-Pukul 17.30 WIB

Kami semua menunggu dan mendaping kawan Malaysia yang diminta keterangan oleh pihak kepolisian subdit intelkam pengawasan orang asing, kemudian mereka digeledah dan diminta keterangan sampai barang yang ada di tas berupa buku, brosur, dikeluarkan dan foto yang ada di HP juga diperlihatkan.

-Pukul 20.00 WIB

Kawan pendamping dari KontraS datang.

-Pukul 20.30 WIB

Kawan-kawan malaysia dibebaskan dan kami pun bubar dari kantor intelkam Polda metro Jaya setelah sekitar 4 jam menunggu.

Tidak ada komentar: